Ini Pantangan Setelah Vaksin Booster yang Perlu Diketahui

Pantangan setelah vaksin booster adalah berolahraga berat, mengabaikan protokol kesehatan, merokok, minum alkohol, dan mengunggah sertifikat vaksin ke dunia maya. Menjauhi pantangan akan membuat masa pemulihan sesudah vaksin lebih nyaman.

Menerima vaksin booster akan meningkatkan imun tubuh. Dengan ini, tubuh Anda akan lebih siap ketika mendapatkan serangan virus Covid-19.Namun perlu diingat bahwa butuh beberapa minggu hingga kekebalan tercipta secara maksimal. Karena itu, setelah menjalani vaksin booster, ada beberapa pantangan yang harus Anda hindari.

Pantangan setelah vaksin booster Covid-19

Beberapa pantangan setelah vaksin booster yang perlu Anda hindari meliputi:

1. Berolahraga berat

Pantangan setelah vaksin Covid-19 adalah olahraga berat

Tunda olahraga berat setelah vaksin Covid-19Setelah mendapatkan vaksin booster, Anda tidak disarankan untuk melakukan olahraga berat setidaknya selama dua hingga tiga hari. Meski begitu, olahraga ringan tetap dianjurkan guna menjaga kebugaran.Olahraga berat atau aktivitas fisik yang terlalu berlebihan akan membuat tubuh kelelahan dan stres. Sebagai akibatnya, efek samping vaksin akan terasa lebih berat.

2. Merokok

Melansir dari UNICEF, Anda dianjurkan untuk tidak merokok sesudah menerima vaksin booster. Pasalnya, rokok berpotensi memperparah efek samping vaksin.Rokok juga dikhawatirkan dapat memperburuk respons sistem imun, sehingga mengganggu efektivitas vaksin. Namun hingga saat ini, penelitian tentang hubungan rokok dan efektivitas vaksin belum banyak dilakukan.

3. Minum alkohol

Pantangan setelah vaksin yang perlu Anda hindari selanjutnya adalah minum alkohol. Anda dilarang mengonsumsi zat ini setidaknya selama 24 jam setelah mendapatkan vaksin booster.Alkohol bisa mengurangi kesadaran seseorang. Karena itu, risiko Anda tidak menyadari adanya efek samping vaksin yang berbahaya saat mabuk, bisa meningkat. Misalnya, saat mabuk, Anda bisa saja tidak sadar bahwa sedang mengalami reaksi alergi akibat vaksin.Sama seperti rokok, adanya alkohol dalam tubuh juga dikhawatirkan akan menurunkan respons sitem imun. Akibatnya, efektivitas vaksin dapat terganggu. Untuk menghindari risiko ini, tunda minum alkohol selama setidaknya satu hari setelah vaksin.

4. Mengabaikan protokol kesehatan

Pantangan setelah vaksin booster adalah abai protokol kesehatan

Setelah vaksin booster tetap harus pakai maskerMenerima vaksin booster bukan berarti akan membuat Anda kebal 100% terhadap penularan Covid-19. Jadi protokol kesehatan harus tetap Anda terapkan secara ketat.Tetaplah menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, menjauhi kerumunan, menjaga jarak minimal satu meter dari orang lain, serta membatasi mobilitas.Lagi pula, dibutuhkan beberapa waktu hingga vaksin booster bisa benar-benar efektif dalam melindungi tubuh.Melansir dari situs Health, ahli penyakit infeksi dari Johns Hopkins Center for Health Security, dokter Amesh A. Adalja, menyebutkan bahwa vaksin booster yang terbuat dari mRNA (seperti vaksin Pfizer) akan mulai menunjukkan kinerja dalam tujuh hari sesudah disuntikkan dan memberikan proteksi maksimal dalam dua minggu pasca-penyuntikan.

5. Mengunggah sertivikat vaksin ke dunia maya

Mengunggah sertifikat vaksin booster ke media sosial secara lengkap tanpa disensor juga termasuk sebagai pantangan setelah vaksin. Pasalnya, gambar ini dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.Pada sertifikat vaksin, tertera nomor KTP dan tanggal lahir lengkap Anda. Begitu juga batch vaksin dan tanggal vaksin diberikan.Jika Anda mengunggah gambar yang berisi begitu banyak data pribadi seperti sertifikat vaksin, risiko penyalahgunaan data akan semakin tinggi.Beberapa orang mungkin saja mencuri identitas Anda dan mengklaim bahwa sertifikat tersebut miliknya, maupun menggunakan data Anda untuk hal-hal berbahaya lainnya.Baca Juga: Berbagai artikel terkini seputar Covid-19

Antisipasi efek samping setelah vaksin booster

Setelah vaksin booster, Anda mungkin akan merasakan beberapa efek samping yang berupa:

  • Nyeri, bengkak, atau kemerahan di area bekas penyuntikan
  • Nyeri badan atau nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Lemas atau lelah
  • Demam
  • Mual
  • Demam dan menggigil

Tingkat keparahan efek samping vaksin booster yang dialami setiap orang dapat berbeda-beda. Sebagian orang bisa saja tidak merasakan efek samping, sementara sebagian lainnya mungkin saja mengalami efek samping yang cukup intens.Selama Anda menghindari pantangan setelah vaksin booster, proses pemulihan dari efek sampingnya dapat berlangsung dengan baik.Efek samping tersebut biasanya akan pulih sendiri dalam waktu beberapa hari. Tapi Anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini untuk meredakan gejala yang mengganggu:

  • Kompres area bekas penyuntikan dengan kompres dingin
  • Gerakkan tangan yang disuntik secara aktif
  • Banyak minum air putih
  • Gunakan pakaian lebih tipis agar demam bisa segera turun
  • Minum obat pereda nyeri atau penurun panas, seperti paracetamol

Baca Juga

Serba-serbi Vaksin AstraZeneca untuk Covid-199 Gejala Varian Omicron dan Kapan Seseorang Boleh Selesai Isolasi?Sedang Isoman di Rumah? Ini Daftar Vitamin untuk Covid Menurut Rekomendasi Dokter

Catatan dari SehatQ

Menerima vaksin Covid-19 serta menjalani protokol kesehatan 5M adalah satu ‘paket’ dan tidak bisa dipisahkan. Dengan menerima dan menerapkan keduanya, perlindungan tubuh dari virus corona pun dapat maksimal dan pandemi bisa cepat berakhir.Jika ingin tahu lebih banyak tentang vaksin Covid-19 dan pelaksanaannya, Anda bisa bertanya llangsung melalui fitur Chat Dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store dan Google Play.

Sumber: SehatQ

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top