July 2022

Demam Berdarah Dengue

Oleh : dr. Larangga Gempa B, Sp.PD Demam berdarah dengue (DBD) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue. Penularan virus tersebut diperantarai nyamuk Aedes sp. (Aedes aegepty dan Aedes Albopictus). Laporan tentang kasus DBD pertama kali ditemukan pada tahun 1968 di Surabaya, lalu menyebar ke berbagai daerah di Indonesia sampai sekarang.DBD seringkali ditandai dengan demam yang bersifat mendadak, biasanya berlangsung selama 2-7 hari. Pola demam pada DBD disebut bifasik atau ada hari dimana pasien mengeluhkan demam yang tinggi yakni pada hari ke 2-3, demam mulai berkurang pada hari ke 4-5 namun pada inilah fase kritis dari DBD, lalu pasien kembali demam pada hari ke 6 namun tidak setinggi awalnya.Keluhan lain dapat berupa, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri di belakang bola mata, mual, muntah serta pada beberapa kasus terdapat bintik-bintik merah pada kulit, mimisan, buang air besar disertai darah segar atau kehitaman. Bahkan pada tingkatan yang lebih serius terdapat penurunan tekanan darah disertai tangan dan kaki yang dingin (syok) bahkan penurunan kesadaran.Jika seseorang mengalami keluhan di atas sebaiknya langsung berkonsultasi dengan fasilitas kesehatan terdekat. Hal ini sangat penting dilakukan untuk melakukan evaluasi lanjutan. Selain menyampaikan keluhan yang dirasakan, pasien akan dilakukan pemeriksaan fisik dan juga laboratorium.Pemeriksaan laboratorium yang seringkali dilakukan adalah periksaan Darah Lengkap (DL), pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan kadar hemoglobin, hematokrit, leukosit serta trombosit. Dokter akan menginformasikan kepada pasien bahwa dirinya dicurigai DBD jika didapatkan peningkatan kadar Hematokrit, penurunan kadar leukosit, serta yang paling umum terjadi adalah penurunan kadar trombosit. Pada beberapa fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dapat dilakukan pemeriksaan NS1 serta IgG-IgM anti Dengue.Jika seseorang diduga DBD, maka dia tidak langsung dirawat inap. Dokter akan mengevaluasi apakah pasien tersebut memiliki indikasi rawat inap atau tidak. Beberapa indikasi yang mengharuskan pasien dirawat adalah mual muntah hebat sehingga tidak dapat makan dan minum, nyeri perut hebat, terdapat tanda-tanda syok, perdarahan seperti mimisan yang sulit berhenti, sesak nafas atau nafas tersengal-sengal, muntah darah, buang air besar darah segar maupun warna kehitaman, penurunan kesadaran. Serta ada beberapa indikasi lain seperti, pasien merupakan lansia, bayi dan anak-anak, serta pasien yang aksesnya jauh dari fasilitas kesehatan.Jika pasien tidak memiliki indikasi di atas maka, dapat dilakukan perawatan di rumah. Hal – hal yang perlu diperhatikan selama di rumah adalah, optimalkan asupan makan dan cairan, jangan sampai pasien mengalami dehidrasi, mengukur suhu setidaknya 2-3 kali perhari, waspada tanda-tanda syok dan perdarahan seperti di atas, istirahat yang cukup, kompres hangat, menggunakan obat penurun demam seperti parasetamol, serta rutin memeriksakan diri ke faskes terdekat setidaknya sehari sekali untuk memantau kadar hemoglobin, hematokrit, leukosit dan trombosit.Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan demam berdarah yaitu dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Plus seperti menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat semua tempat penyimpanan air, memanfaatkan limbah daur ulang plus menggunakan lotion anti nyamuk, penggunaan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik dan lain-lain.

Demam Berdarah Dengue Read More »

Rangkaian Kegiatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram

Bakti Sosial “Pelayanan Kesehatan” oleh IDI Kota Mataram bersama PHDI NTB oleh: IDI NTB, 17 Juli 2022 Masih dalam rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Kota Mataram melaksanakan kegiatan bakti sosial “ PELAYANAN KESEHATAN “ di wilayah Kota Mataram.  Kegiatan ini berupa Pemeriksaan kesehatan kepada para Tokoh Agama di lingkup Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Cabang NTB. Ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya mengadakan kegiatan serupa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota mataram. Rencananya, masih ada beberapa kegiatan serupa yang akan dilaksanakan bersama dengan Tokoh Agama dari Komunitas Tionghoa dan juga Komunitas Kristiani yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-114 yang diselenggarakan oleh IDI Cabang Mataram. Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif oleh tim IDI Cabang Mataram yang terdiri dari 7 Dokter Spesialis dan juga 13 Dokter Umum serta Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Layanan yang diberikan yaitu : 1.       Deteksi dini kesehatan jiwa dan aktivitas harian (psikiatri) 2.       Penyuluhan Hypertensi oleh dokter Spesialis Jantung 3.       Pemeriksaan dokter spesialis (penyakit dalam, penyakit jantung, Obsgyn, Urologi, Orthopedi, Radiologi dan Jiwa) 4.       Pemeriksaan Kesehatan dasar  dan laboratorium 5.       Pemeriksaan Lanjutan dengan Rekam jantung (EKG) dan pemeriksaan USG.

Rangkaian Kegiatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram Read More »

Hari Bakti Dokter Indonesia ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Lombok Utara

Kegiatan Bakti Sosial berupa Pemeriksaan Dokter Spesialis, dan Pengobatan Gratis serta Donor Darah Oleh: IDI NTB, 2 Juli 2022 Dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia ke 114, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Lombok Utara, Wilayah NTB mengadakan kegiatan bakti sosial antara lain berupa pengobatan gratis oleh spesialis Obsgyn, Spesialis anak, Spesialis Bedah serta Penyakit Dalam dengan sasaran sekitar 182 pasien. Berlokasi di Bayan, kegiatan yang dilaksanakan pada pagi tadi, 02 Juli 2022, juga dihadiri langsung oleh Ketua IDI cabang Lombok Utara, dr. Asep Nasrullah, M.ked.klin.,Sp.B serta 36 dokter umum dan spesialis anggota IDI Cabang Lombok Utara. Selain pengobatan gratis, kegiatan HBDI kali ini juga disertai dengan Donor Darah yang diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta.

Hari Bakti Dokter Indonesia ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Lombok Utara Read More »

Keigatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram

Bakti Sosial “Pelayanan Kesehatan” oleh IDI Kota Mataram bersama MUI Kota Mataram oleh: IDI NTB, 26 Juni 2022 Masih dalam rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Kota Mataram IDI Kota Mataram melaksanakan kegiatan bakti sosial “ PELAYANAN KESEHATAN “ di wilayah Kota Mataram.  Kegiatan ini berupa Pemeriksaan kesehatan kepada para Tokoh Agama di lingkup Majelis Ulama Indonesia Kota Mataram. Ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-114 yang diselenggarakan oleh IDI Cabang Mataram. Dalam beberapa bulan kedepan IDI Cabang Mataram masih terus merencanakan akan melaksanakan kegiatan serupa dengan menggandeng berbagai kalangan di masyarakat. Kegiatan di buka oleh laporan Ketua Panitia dr. Ahmad Fadhli Busthomi, M.Biomed, SpOG. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa IDI Cabang Mataram akan memberikan layanan yang lengkap kepada para ulama sebagai bentuk bakti IDI menjaga kesehatan masyarakat. Sambutan Ketua IDI Mataram dr. Akhada Maulana, Sp.U menyampaikan bahwa kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia Kota Mataram ini merupakan kegiatan perdana IDI Reborn HBDI 114 yang akan di lanjutkan dengan kegiatan layanan lainnya sebagai wujud bakti IDI kepada masyarakat. Ketua MUI Kota Mataram TGH Abdul Manan menyambut baik kegiatan HBDI kali ini dan mengapresiasi para dokter yang memberikan layanan Bakti Sosial yang tidak seperti biasanya, “ Ini beda sangat lengkap”. Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif oleh tim IDI Cabang Mataram yang terdiri dari Dokter Spesialis dan Dokter Umum serta Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Layanan yang diberikan yaitu : 1.       Deteksi dini kesehatan jiwa dan aktivitas harian (psikiatri) 2.       Penyuluhan Kesehatan Tulang (orthopedi) 3.       Pemeriksaan dokter spesialis (penyakit dalam, penyakit jantung, penyakit paru, Obgyn, Bedah Urologi, Bedah Umum, Orthopedi, Radiologi dan Jiwa) 4.       Pemeriksaan Kesehatan dasar  dan laboratorium 5.       Pemeriksaan Lanjutan dengan Rekam jantung (EKG) dan pemeriksaan USG. Adapun dokter-dokter yang berpartisipasi dalam kegiatan hari ini yakni; 1.       dr. I Putu Diatmika, M.Biomed, SpKJ 2.       dr. Ahmad Fadhli Busthomi, M.Biomed, SpOG 3.       dr. Akhada Maulana, Sp.U 4.       dr. Moulid Hidayat, Sp.P 5.       dr. Ratih Barirah, Sp.OG 6.       dr. Fransisca Ika Mahardhika, Sp.Rad 7.       dr. Larangga Gempa, Sp.PD 8.       dr. Galih Wisnu Prabowo. Sp.PD 9.       dr. Dyah Purnaning, Sp.OT 10.   dr. Lalu Fauzan Adi Yuliansyah, M.Biomed, Sp.B 11.   dr. Dwi Fachrul Octavian Hidayat , Sp.JP 12.   dr. Decky Aditya Zulkarnaen 13.   dr. Tris Cahyoso, MARS 14.   dr. Shofi Suryalathifani 15.   dr. Nova Ulyana Oktaviani 16.   dr. Galang Tri Atmaja 17.   dr. Chairul Fahmi

Keigatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram Read More »

Scroll to Top