February 2023

IDI Cabang Lombok Barat Gelar Acara Pelantikan Pengurus dan Seminar Kesehatan  “Membangun Kesehatan Masyarakat Lombok Barat Tangguh dan Berdaya Saing”

Lombok Barat-NTB – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lombok Barat menyelenggarakan pelatikan pengurus di Ballroom Hotel Aruna Senggigi, Batu Layar, Lombok Barat, Sabtu (11/02/2023). Pelantikan pengurus ini sebagai rangkaian dari Musyawarah IDI Cabang yang dilaksanakan 27 November 2022 yang menetapkan dr. H. Nanang Widodo, Sp.B, M.Sc, M.P.H, FINACS sebagai ketua terpilih periode 2022-2025. Dokter bedah murah senyum yang biasa disapa dr. Nanang ini menjelaskan “acara pelantikan merupakan agenda wajib sebuah organisasi untuk menetapkan kepemimpinan organisasi yang dipilih melalui musyawarah, acara pelantikan kali ini dirangkai dengan seminar kesehatan yang mengambil tema tentang diabetes melitus, salah satu kasus penyakit terbanyak saat ini di Lobar, bisa dilihat dari kunjungan ke fasilitas kesehatan, puskesmas maupun rumah sakit”. Ketua IDI Cabang Lobar dalam sambutannya seusai pelantikan menyampaikan “terima kasih kepada Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si., dan Kepala Dinas Kesehatan Lobar Arief Suryawirawan, S.Si. Apt., M.P.H., serta seluruh organisasi profesi yang telah hadir memenuhi undangan kami, ada beberapa prioritas program yang akan diusung oleh kepengurusan IDI cabang periode ini, diantaranya adalah menjaga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Lobar, dan seminar kesehatan adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk meng-update pengetahuan dunia kedokteran yang terus berkembang sangat cepat” ucapnya.   Ia menambahkan “nantinya akan mempermudah rekomendasi untuk ijin praktek dan keperluan melanjutkan pendidikan seluruh anggota IDI Lobar, kepengurusan IDI saat ini akan menghilangkan stigma bahwa kehadiran OP (Orgnaisasi Profesi) membatasi gerak dan pengembangan diri anggotanya. IDI Lobar juga akan meningkatkan perlindungan hukum kepada seluruh anggotanya dalam praktek memberikan pelayanan Kesehatan sepanjang prosedur dan syarat-syarat dalam memberikan pelayanan dipenuhi oleh yang bersangkutan.” Terakhir dr Nanang juga menjelaskan “IDI Lobar siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan  dan RSUD Tripat dan RSUD Awet Muda, juga akan berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh organisasi profesi kesehatan di lingkup Kabupaten Lobar untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.” Bupati Lobar dalam sambutannya memberikan pesan kepada kepengurusan IDI Lobar “menguatkan konsolidasi ke dalam sehingga IDI sebagai sebuah organisasi kuat keluar, Beliau juga menjelaskan sebagai organisasi profesi bidang kesehatan yang ilmunya terus berkembang termasuk dalam menyikapi wabah Covid beberapa waktu lalu, menitip pesan untuk terus mengembangkan diri, selain itu diharapkan IDI dapat berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Lombok Barat khususnya di bidang kesehatan bersinergi dengan semua elemen terkait”. Hadir juga pada kesempatan ini ketua IDI Wilayah yang melantik kepengurusan IDI Lobar, DR. dr. Rohadi Sp.BS (K), FICS, FINPS dalam sambutannya seusai melantik “mengingatkan rasio jumlah dokter umum dan spesialis dengan masyarakat di Lobar masih jauh dari cukup menurut standar WHO dan Kemenkes, selain memikirkan bagaimana menambah jumlah dokter, ia juga mengharapkan tenaga yang ada selalu bisa meng-upgrade diri dengan ilmu-ilmu kedokteran terbaru untuk tetap menjaga kualitas pelayanan Kesehatan kepada masyarakat” Ia juga menambahkan “setiap anggota IDI juga harus peduli masalah hukum yang timbul akibat pelayanan kesehatan yang diberikan, banyak kasus sejawat dokter terjerat kasus disebabkan tidak tertib adminitrasi dan kurang jelas dalam memberikan informed consent kepada pasien dan keluarga sebelum memberikan pelayanan kesehatan”. Usai penutupan acara pelantikan ketua IDI Lobar ditemui bersama ketua-ketua OP lainnya menyampaikan “kontribusi dalam waktu dekat momentum untuk berkontribusi dalam pembangunan bidang kesehatan saat ulang tahun Kabupaten Lobar bulan April 2023, IDI Lobar siap bersinergi dengan Dinas Kesehatan, RS dan OP lain di Lobar untuk memberikan pelayanan Kesehatan terbaik kepada masyarakat” selain itu diharapkan ada kesekertariatan bersama yang terbentuk bagi seluruh organisasi-organisasi profesi di lingkup Kabupaten Lobar, apalagi Bupati Lobar sudah berkomitmen meminjamkan salah satu aset daerah yang bisa dimanfaatkan untuk organisasi-organisasi bidang Kesehatan dalam melaksanakan tugasnya dan berkontribusi dalam pembangunan bidang Kesehatan di Kabupaten Lombok Barat. Keakraban dan persaudaraan diantara seluruh anggota IDI Lobar juga bersama perwakilan OP yang hadir sangat tergambar dari sesi foto bersama dengan senyum yang mengembang menatap masa depan pembangunan bidang kesehatan yang lebih menjanjikan bagi terjaminnya standar kesehatan masyarakat Kabupaten Lombok Barat.   

IDI Cabang Lombok Barat Gelar Acara Pelantikan Pengurus dan Seminar Kesehatan  “Membangun Kesehatan Masyarakat Lombok Barat Tangguh dan Berdaya Saing” Read More »

Kanker Pada Anak

Oleh: dr. Yudhi Kurniawan, Sp.A Kanker atau tumor ganas adalah pertumbuhan sel atau jaringan yang tidak terkendali, terus bertumbuh dan bertambah, serta immortal atau tidak dapat mati. Sel kanker dapat menyusup ke jaringan sekitar dan dapat membentuk anak sebar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memeprkirakan setiap tahun terdapat 400.000 anak terdiagnosis kanker. Kebanyakan penderita berada di negara yang memiliki pendapatan perkapita pertahun yang rendah ataupun menengah. WHO melalui Agensi Internasional untuk Riset Kanker (IARC) memperkirakan 8677 anak Indonesia berusia 0-14 tahun akan menderita kanker pada tahun 2020 dan kemungkinan akan meningkat setiap tahunnya. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan dengan negara lainnya di Asia Tenggara. WHO memfokuskan pada 6 jenis kanker melalui WHO Initiative for Chilhood Cancer yaitu : Kanker pada anak penyebab nya tidak diketahui dengan pasti tidak seperti dewasa. Keterlibatan genetik dan infeksi virus bisa sebagai salah satu penyebab kanker pada anak. Untuk memperbaiki luaran kanker pada anak sangat diperlukan adanya deteksi dini, perbaikan tatalaksana dan tentu saja terapi suportif untuk memperbaiki kualitas hidup penderita kanker. Deteksi dini memiliki komponen: Bagaimana keluarga bisa mengenali tanda dan gejala kanker pada anak yang tidak khas. Orang tua patut waspada apabila didapatkan keluhan antara lain: Apabila terdapat gejala seperti diatas bawalah segera anak untuk diperiksa ke dokter, untuk diketahui penyebab sakitnya. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk dapat menyingkirkan dan memantau gejala yang muncul. Sebagai simpulan kanker anak tidak dapat dicegah tetapi dapat diteksi pada tahap awal, pengenalan tanda dan gejala bahaya kanker pada anak akan meningkatkan kemungkinan deteksi dini. Deteksi dini atau pengenalan lebih awal akan meningkatkan dan memperbaiki harapan hidup pada anak penderita kanker, dan tentu saja peranan orang tua sangat besar dalam penentuan deteksi dini dan menentukan keberhasilan terapi.

Kanker Pada Anak Read More »

Scroll to Top