Kegiatan

Penyuluhan Kesehatan di Puskesmas Babakan dalam rangka Rangkaian Kegiatan HBDI ke – 114 oleh IDI Kota Mataram

oleh: IDI Wilayah NTB Pada Rabu, 20 Juli 2022 lalu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram mengadakan Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Jiwa dan juga Kunjungan Pasien ODGJ di Puskesmas Babakan. Ini merupakan kegiatan Penyuluhan External perdana yang dilaksanakan oleh IDI Kota Mataram bekerjasama dengan Puskesmas di Kota Mataram. Kegiatan ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian acara Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-114. Peserta yang hadir berjumlah sekitar 20 orang yang terdiri dari pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan juga keluarga Pasien. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WITA dimana acara diawali dengan sambutan dari Ketua Puskesmas Babakan Dr. Yulia Sari Risnawati, Ketua IDI Cabang Mataram, dr. Akhada Maulana, Sp.U, dan Ketua Panitia HBDI IDI Kota Mataram dr. Ahmad Fadhli Busthomi, M.Biomed, SpOG. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyuluhan Kesehatan Jiwa oleh dr. I Putu Diatmika, M.Biomed, SpKJ dan ditutup dengan Kunjungan ke rumah Pasien ODGJ yang berada di sekitar Puskesmas Babakan. Kedepannya, kegiatan Penyuluhan External ini telah dijadwalkan untuk dilaksanakan di beberapa Puskesmas yang ada di Kota Mataram, antara lain; Puskesmas Karang Taliwang, Puskesmas Karang Pule, Puskesmas Pagesangan, Puskesmas Dasan Agung, dan Puskesmas Pejeruk.

Penyuluhan Kesehatan di Puskesmas Babakan dalam rangka Rangkaian Kegiatan HBDI ke – 114 oleh IDI Kota Mataram Read More »

Rangkaian Kegiatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram

Bakti Sosial “Pelayanan Kesehatan” oleh IDI Kota Mataram bersama PHDI NTB oleh: IDI NTB, 17 Juli 2022 Masih dalam rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Kota Mataram melaksanakan kegiatan bakti sosial “ PELAYANAN KESEHATAN “ di wilayah Kota Mataram.  Kegiatan ini berupa Pemeriksaan kesehatan kepada para Tokoh Agama di lingkup Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Cabang NTB. Ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya mengadakan kegiatan serupa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota mataram. Rencananya, masih ada beberapa kegiatan serupa yang akan dilaksanakan bersama dengan Tokoh Agama dari Komunitas Tionghoa dan juga Komunitas Kristiani yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-114 yang diselenggarakan oleh IDI Cabang Mataram. Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif oleh tim IDI Cabang Mataram yang terdiri dari 7 Dokter Spesialis dan juga 13 Dokter Umum serta Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Layanan yang diberikan yaitu : 1.       Deteksi dini kesehatan jiwa dan aktivitas harian (psikiatri) 2.       Penyuluhan Hypertensi oleh dokter Spesialis Jantung 3.       Pemeriksaan dokter spesialis (penyakit dalam, penyakit jantung, Obsgyn, Urologi, Orthopedi, Radiologi dan Jiwa) 4.       Pemeriksaan Kesehatan dasar  dan laboratorium 5.       Pemeriksaan Lanjutan dengan Rekam jantung (EKG) dan pemeriksaan USG.

Rangkaian Kegiatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram Read More »

Hari Bakti Dokter Indonesia ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Lombok Utara

Kegiatan Bakti Sosial berupa Pemeriksaan Dokter Spesialis, dan Pengobatan Gratis serta Donor Darah Oleh: IDI NTB, 2 Juli 2022 Dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia ke 114, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Lombok Utara, Wilayah NTB mengadakan kegiatan bakti sosial antara lain berupa pengobatan gratis oleh spesialis Obsgyn, Spesialis anak, Spesialis Bedah serta Penyakit Dalam dengan sasaran sekitar 182 pasien. Berlokasi di Bayan, kegiatan yang dilaksanakan pada pagi tadi, 02 Juli 2022, juga dihadiri langsung oleh Ketua IDI cabang Lombok Utara, dr. Asep Nasrullah, M.ked.klin.,Sp.B serta 36 dokter umum dan spesialis anggota IDI Cabang Lombok Utara. Selain pengobatan gratis, kegiatan HBDI kali ini juga disertai dengan Donor Darah yang diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta.

Hari Bakti Dokter Indonesia ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Lombok Utara Read More »

Keigatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram

Bakti Sosial “Pelayanan Kesehatan” oleh IDI Kota Mataram bersama MUI Kota Mataram oleh: IDI NTB, 26 Juni 2022 Masih dalam rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Kota Mataram IDI Kota Mataram melaksanakan kegiatan bakti sosial “ PELAYANAN KESEHATAN “ di wilayah Kota Mataram.  Kegiatan ini berupa Pemeriksaan kesehatan kepada para Tokoh Agama di lingkup Majelis Ulama Indonesia Kota Mataram. Ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-114 yang diselenggarakan oleh IDI Cabang Mataram. Dalam beberapa bulan kedepan IDI Cabang Mataram masih terus merencanakan akan melaksanakan kegiatan serupa dengan menggandeng berbagai kalangan di masyarakat. Kegiatan di buka oleh laporan Ketua Panitia dr. Ahmad Fadhli Busthomi, M.Biomed, SpOG. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa IDI Cabang Mataram akan memberikan layanan yang lengkap kepada para ulama sebagai bentuk bakti IDI menjaga kesehatan masyarakat. Sambutan Ketua IDI Mataram dr. Akhada Maulana, Sp.U menyampaikan bahwa kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia Kota Mataram ini merupakan kegiatan perdana IDI Reborn HBDI 114 yang akan di lanjutkan dengan kegiatan layanan lainnya sebagai wujud bakti IDI kepada masyarakat. Ketua MUI Kota Mataram TGH Abdul Manan menyambut baik kegiatan HBDI kali ini dan mengapresiasi para dokter yang memberikan layanan Bakti Sosial yang tidak seperti biasanya, “ Ini beda sangat lengkap”. Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif oleh tim IDI Cabang Mataram yang terdiri dari Dokter Spesialis dan Dokter Umum serta Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Layanan yang diberikan yaitu : 1.       Deteksi dini kesehatan jiwa dan aktivitas harian (psikiatri) 2.       Penyuluhan Kesehatan Tulang (orthopedi) 3.       Pemeriksaan dokter spesialis (penyakit dalam, penyakit jantung, penyakit paru, Obgyn, Bedah Urologi, Bedah Umum, Orthopedi, Radiologi dan Jiwa) 4.       Pemeriksaan Kesehatan dasar  dan laboratorium 5.       Pemeriksaan Lanjutan dengan Rekam jantung (EKG) dan pemeriksaan USG. Adapun dokter-dokter yang berpartisipasi dalam kegiatan hari ini yakni; 1.       dr. I Putu Diatmika, M.Biomed, SpKJ 2.       dr. Ahmad Fadhli Busthomi, M.Biomed, SpOG 3.       dr. Akhada Maulana, Sp.U 4.       dr. Moulid Hidayat, Sp.P 5.       dr. Ratih Barirah, Sp.OG 6.       dr. Fransisca Ika Mahardhika, Sp.Rad 7.       dr. Larangga Gempa, Sp.PD 8.       dr. Galih Wisnu Prabowo. Sp.PD 9.       dr. Dyah Purnaning, Sp.OT 10.   dr. Lalu Fauzan Adi Yuliansyah, M.Biomed, Sp.B 11.   dr. Dwi Fachrul Octavian Hidayat , Sp.JP 12.   dr. Decky Aditya Zulkarnaen 13.   dr. Tris Cahyoso, MARS 14.   dr. Shofi Suryalathifani 15.   dr. Nova Ulyana Oktaviani 16.   dr. Galang Tri Atmaja 17.   dr. Chairul Fahmi

Keigatan HBDI ke 114 oleh IDI Cabang Mataram Read More »

Hari Bakti Dokter Indonesia ke 114, IDI Wilayah NTB Cabang Lombok Tengah

Sebagai rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia ke 114, IDI Wilayah NTB Cabang Lombok Tengah bekerjasama dengan PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin I donesia) cabang Mataram mengadakan kegiatan Bakti Sosial di Ponpes Nurul Ijtihad, Lenser, Desa kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, hari ini, Minggu, 05 Juni 2022. Selain pengobatan gratis, panitia juga melaksanakan konsultasi kesehatan, penyuluhan kesehatan kulit dari Perdoski, pencanangan desa binaan, serta pembagian alat kesehatan yang diikuti dengan penuh antusias oleh masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Hari Bakti Dokter Indonesia ke 114, IDI Wilayah NTB Cabang Lombok Tengah Read More »

Pelantikan Kepengurusan IDI Wilayah NTB Cabang Sumbawa masa bakti 2022-2025

Minggu, 05 Juni 2022 telah dilaksanakan Pelantikan Kepengurusan IDI Wilayah NTB Cabang Sumbawa masa bakti 2022-2025 dengan ketua terpilihdr. Mega Harta, MPH. Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Ketua IDI Wilayah NTB DR.dr.Rohadi, Sp.BS (K) FICS, FINPS bertempat di Aula H. Madilaoe Lantai III Kantor Bupati Sumbawa

Pelantikan Kepengurusan IDI Wilayah NTB Cabang Sumbawa masa bakti 2022-2025 Read More »

Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Kota Mataram

Masih dalam rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Kota Mataram bekerjasama dengan Ismakes (Ikatan Mahasiswa Kesehatan) Kota Mataram menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Bersama Mahasiswa Keperawatan dengan topik Pemasangan Kateter Uretra, dengan pembicara dr. E. Hagni Wardoyo, Sp.MK. Acara diadakan di sekretariat IDI Kota Mataram pada hari Sabtu, 04 Juni 2022.

Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke-114, IDI Wilayah NTB Cabang Kota Mataram Read More »

ANC dan USG Gratis dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia

Oleh: Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat Waktu: Jumat, 20 Mei 2022 (sekarang H-4) jam 07.30-11.30 (include ceremonial) Lokasi: Puskesmas Kuripan, Kab. Lombok Barat (akses dari kota mataram mudah) Target peserta: sebanyak 40 org Ibu Hamil (semua trimester) Risiko Tinggi, terlebih yg TIDAK memiliki jaminan kesehatan di Wilayah kerja Pkm Kuripan Pemeriksa: 2 dokter -dr. Rizkinov, Sp. OG (membawa 1 usg) Panitia: Bid. Pengmas dan Tanggap bencana IDI WILAYAH NTB Susunan acara: terlampir Kebutuhan dana dan fasilitas: terlampir

ANC dan USG Gratis dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia Read More »

Mengenal Kemampuan Ambidextrous yang Unik dan Langka

Kemampuan ambidextrous adalah istilah bagi orang yang dapat menggunakan kedua tangannya dengan sama baik, seperti makan, menulis, menggambar, atau menggosok gigi. Kondisi spesial ini terbilang langka. Pada umumnya, anak-anak dilatih untuk lebih banyak menggunakan tangan kanannya. Selain tangan kanan, tidak sedikit pula anak yang tangan kirinya lebih dominan atau disebut kidal. Di luar kedua jenis tersebut, ada pula segelintir anak yang mahir menggunakan kedua tangannya dengan sama baiknya. Kondisi ini disebut dengan ambidextrous.  Apa itu ambidextrous? Ambidextrous adalah istilah bagi sekelompok orang yang dapat menggunakan kedua tangannya dengan sama baik untuk melakukan berbagai tugas, seperti makan, menulis, mengangkat, menggambar, menggosok, dan lainnya.Kemampuan ini dinilai sangat langka, bahkan hanya ada 1 persen dari jumlah populasi manusia di bumi yang memilikinya.Ketika anak biasa menggunakan tangan kanan untuk menulis, ia biasanya akan merasa kaku jika harus menulis menggunakan tangan kiri. Begitupun sebaliknya, jika anak kidal maka ia akan kesulitan untuk menulis dengan tangan kanan.Akan tetapi, anak dengan ambidextrous mampu menggunakan kedua tangannya dengan seimbang tanpa merasa kaku.Keterampilan ini akan sangat mempermudah anak pada situasi tertentu. Bila tangan kanan anak terluka, maka ia dapat menggunakan tangan kirinya sebagai pengganti dengan baik, begitu juga sebaliknya.Salah satu tokoh terkenal yang memiliki keterampilan ambidextrous adalah Leonardo da Vinci. Penyebab anak memiliki kemampuan ambidextrous Sisi otak yang lebih dominan tampak kurang jelas pada anak ambidextrousApa yang menyebabkan anak memiliki ambidextrous belum diketahui secara pasti. Namun, kemampuannya ini kerap dikaitkan dengan belahan otak (sisi kiri dan sisi kanan), dan berbagai faktor lainnya. Belahan otak Penelitian menunjukkan bahwa orang yang cenderung menggunakan tangan kanan secara alami, maka otak kirinya lebih dominan. Sementara itu, pada orang ambidextrous, sisi otak yang lebih dominan tampak kurang jelas. Hal ini membuat mereka dapat menggunakan kedua tangan dengan sama baiknya. Genetik Ambidextrous adalah kemampuan yang juga bisa saja diwariskan dari orangtua. Sebab, kemampuan menggunakan tangan ditentukan oleh 25 persen faktor genetik dan 75 persen faktor nongenetik, misalnya pengaruh lingkungan. Faktor lingkungan Selain itu, seseorang bisa menjadi ambidextrous karena adanya tekanan, cedera, atau kepentingan dalam olahraga. Misalnya, anak mengalami cedera pada tangan dominannya sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik, akibatnya ia akan menyesuaikan diri menggunakan tangan yang tidak dominan agar bisa beraktivitas.Namun, kemampuan ambidextrous ini biasanya hanya dapat dilakukan untuk tugas tertentu. Anak ambidexterous memiliki kecerdasan yang lebih rendah? Meski dapat menggunakan kedua tangannya dengan sama baik, anak dengan kemampuan ambidextrous disinyalir memiliki kecerdasan yang lebih rendah daripada anak yang dominan dengan tangan kanan atau kiri.Kemampuan fisiknya disebut lebih baik daripada kemampuan berpikir. Itulah mengapa ambidextrous cenderung berprestasi dalam bidang olahraga, seni, dan musik. Hal ini juga dikaitkan dengan tingkat kreativitasnya yang lebih tinggi daripada skor tes IQ-nya.Para peneliti dari Imperial College London dan lembaga-lembaga Eropa lain mengevaluasi hampir 8.000 anak-anak Finlandia, di mana 87 anak di antaranya merupakan ambidextrous.Penelitian ini menemukan bahwa anak-anak ambidextrous yang berusia 7-8 tahun dua kali lebih mungkin mengalami kesulitan dalam bahasa, matematika, dan memiliki kinerja yang buruk di sekolah. Anak ambidextrous dua kali lebih berisiko mengalami ADHDAnak-anak dengan ambidextrous juga dua kali lebih berisiko mengalami gejala attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas ketika mereka mencapai usia remaja, yaitu sekitar 15 atau 16 tahun. Bahkan gejala ADHD bisa lebih parah daripada anak-anak yang kidal.Diperkirakan bahwa ADHD memengaruhi 3-9 persen anak-anak usia sekolah dan remaja. Para remaja ambidextrous juga melaporkan memiliki kesulitan yang lebih besar dengan bahasa daripada mereka yang dominan dengan tangan kanan atau kiri.Akan tetapi, karena ambidextrous adalah kondisi yang jarang terjadi maka penelitian tersebut hanya terbatas pada sekelompok kecil saja.Oleh sebab itu, hasil penelitian tersebut tak bisa diartikan bahwa semua anak dengan ambidextrous akan memiliki masalah pada bahasa, matematika, kinerja di sekolah, maupun mengembangkan ADHD. Sementara itu, jika anak menunjukkan tanda-tanda ADHD, seperti sulit fokus, hiperaktif, impulsif, dan lainnya jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.Dokter akan memberi arahan yang terbaik untuk permasalahan anak Anda tersebut sehingga kondisi tersebut bisa dikendalikan dengan baik. Baca Juga Tes IQ Anak Tidak Dapat Jadi Patokan Kecerdasan Si Kecil, Ini AlasannyaBagaimana Pola Asuh Orang Tua untuk Anak Sindrom Down?Memahami Perbedaan Minat dan Bakat pada anak Mana tangan anak yang lebih dominan? Mayoritas anak-anak memiliki satu tangan yang lebih dominan daripada tangan yang lain untuk melakukan tugas motorik halus dan kasar dalam kehidupan sehari-hari. Genetik dan otak individu lah yang memainkan peran dalam menentukan tangan yang dominan tersebut.Beberapa anak pun bisa menemukannya sejak dini, di mana bayi mengembangkan keterampilan menggunakan satu tangan pada usia 7-9 bulan.Lalu, pada usia 10-11 bulan, mereka mengembangkan preferensi tangan atau keterampilan tangan dominan tersebut secara konsisten. Sementara itu, pada usia 18-24 bulan, tangan yang lebih dominan pada anak mulai stabil.Akan tetapi, beberapa anak bisa lebih lambat hingga bahkan baru stabil di usia 4-6 tahun. Ketika anak memegang sesuatu atau belajar menulis, maka akan terlihat tangan mana yang dominan. Pada umumnya, seorang anak akan dominan pada tangan kanan, kiri (kidal), ataupun ambidextrous. Meski mungkin masih terdengar asing di telinga Anda, ambidextrous juga dapat terjadi pada beberapa anak.Sementara itu, jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga. Sumber: SehatQ

Mengenal Kemampuan Ambidextrous yang Unik dan Langka Read More »

Scroll to Top